Home / News / Pasar Properti Indonesia Diprediksi Positif Tahun Depan

Pasar Properti Indonesia Diprediksi Positif Tahun Depan

Nata Proptech, SerpongPasar properti di Indonesia diprediksi lebih positif pada tahun 2020, seiringnaiknya penjualan pada triwulan III-2019. Indeks harga properti hunian pada2020 akan mengalami kenaikan 6 hingga 9 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Pasar properti residensial masih didominasi segmenmenengah ke bawah untuk dihuni, bukan investasi. Survei Harga PropertiResidensial Bank Indonesia mencatat, Indeks Harga Properti Residensial (IHPR)triwulan III-2019 tumbuh 0,5 persen dibandingkan triwulan sebelumnya yang 0,41persen. Pada triwulan IV-2019, pertumbuhan IHPR diproyeksikan melambat jadi0,45 persen.

Harga properti tetap mengalami kenaikan secarakuartalan maupun tahunan, namun optimisme penjual tidaksebesar tahun lalu jika dilihat daripersediaannya.Permintaan pasar masih akan tetap didominasi dari kalangan menengah danmenengah ke bawah. Namun, pelonggaran LTV dan PPnBM diharapkan dapatmeningkatkan optimismepasar properti kelas atas.

Pada tahun depan, kondisi properti dinilai akanlebih baik. Relaksasi uang muka rumah (loanto value) yang akan berlaku mulai Desember diperkirakan akan memudahkankonsumen membeli rumah dengan uang muka rendah. Meski demikian, dampak darikebijakan tersebut tetap memerlukan waktu karena pengembang mesti menyiapkanstrategi pemasaran yang sesuai.

Minat terhadap properti residensial seken hampirsama besar dengan properti residensial baru. Pencari hunian lebih mengutamakanlokasi dan sarana transportasi umum yang terdapat di sekitar hunian.

Pembangunan hunian skala besar dengan skemakerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU) juga akan dikembangkan. Di sisilain, pemerintah telah menghapus kewajiban sertifikat laik fungsi untukpembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, pihaknya bersamapengembang telah sepakat untuk menghidupkan kembali konsep hunian berimbang.(EC)

Tags: