Home / News / Tahun Depan Dinilai Belum Bersahabat bagi Investor Properti

Tahun Depan Dinilai Belum Bersahabat bagi Investor Properti

Nataproptech, SerpongMenjelang 2020, banyak pengembang properti yang tetap percaya diri untukmeluncurkan beragam produknya dengan harapan bisa mendapat kinerja penjualanlebih baik setelah tersendat-sendat pada tahun ini.

Namun, 2020 diperkirakan belum begitu bersahabat,terutama bagi parainvestor.Pasalnya, pertumbuhan ekonomi tahun depan diperkirakan masih stagnan, bahkansejumlah ekonom memperkirakanakan terjadi penurunan.Hal itu bukan hanya dikarenakan kondisi dari dalam negeri, melainkan jugapengaruh dari pergerakan ekonomi secara global.

Di Indonesia, pertumbuhannyamasih akan berada di kisaran 5,10 persen – 5,30 persen. Akan tetapi dengandilantiknya Presiden dan Wakil Presidenserta kabinet pemerintahan yang baru periode 2019-2024, hal itu diharapkan bisamemberi dorongan kepada perekonomian nasional walaupun kemungkinan tidak banyakdan perlu waktu yang panjang.

Pemerintahan sebelumnya selalu membuat kebijakan,akan tetapi tidak cepat pelaksanaannya. Jadi, belum terlihat bahwa adanyaperubahan kebijakan kemarin bisa cepat memecahkan masalah. Diharapkan bisaberlaku tahun depan dan mendorong perekonomian.

Dengan kondisi tersebut, disarankan agar pengembangmeluncurkan produk yang target utamanya adalah untuk pasarend user. Hal itu karena pada sektortersebut pertumbuhan kebutuhannya akan selalu ada.

Tahun depan belum akan begitu bersahabat untukinvestor. Selain perekonomian, kebijakan mengenai pajak juga belum adakejelasan. Bagi pajak-pajak yang direlaksasi juga belum memberi dampak sehinggasampai tahun depan diperkirakan masih belum menguntungkan bagi investor.

Memang pemerintah butuh waktu. Harapannyapemerintah di kabinet yang baru tahun depan lebih mengerti terkait dengandampak kebijakan-kebijakan itu sehingga implementasinya juga lebih baik.(EC)