Home / Artikel / Kenalan Yuk dengan Virtual Reality; Teknologi Terbaru Dunia Properti

Kenalan Yuk dengan Virtual Reality; Teknologi Terbaru Dunia Properti

Nataproperty.com, Tangerang – Kebanyakan orang mengenal teknologi virtual realitysebagai prangkat gaming. Hal ini merupakan hal yang wajar, karena seiring meroketnya film anime Jepang berjudul Sword Art Online atau SAO, teknologi virtual reality semakin dikenal banyak kalangan, terutama pecinta anime.

Dalam cerita tersebut, VR dijadikan perangkat game di mana ketika memakai VR kita bisa masuk dan merasakan langsung bagaimana permainan berjalan. Semua bersifat nyata, seakan semua yang terjadi adalah sesuatu yang nyata dan dapat dirasakan.

Namun, teknologi VR kini telah melebarkan sayapnya ke dalam dunia bisnis properti. Bagaimana konsepnya? Mari kita kenal lebih jauh tentang virtual reality.

Teknologi virtual reality adalah sebuah teknologi yang membuat pengguna atau user dapat berinteraksi dengan lingkungan yang ada dalam dunia maya yang disimulasikan oleh komputer, sehingga pengguna merasa berada di dalam lingkungan tersebut. Dalam bahasa indonesia, virtual reality berarti realitas maya.

Teknologi VR diciptakan oleh MIT pada tahun 1977 dan dahulu dikenal dengan nama Peta Bioskop Aspen. Pada saat itu, Peta Bioskop Aspen diciptakan sebagai simulasi kasar tentang kota Aspen di Colorado. Seiring berjalannya waktu, teknologi Peta Bioskop Aspen kembali dikembangkan oleh Jaron Lanier pada tahun 1980 dan mulai dinamakan virtual reality seperti yang kita kenal sekarang.

Kini, VR tengah dijajaki oleh para penggiat dunia properti. Jika dahulu membeli rumah harus survei langsung ke tempat, dengan hadirnya teknologi VR, pembeli dapat membeli rumah tanpa harus berada di lokasi dibangunnya proyek perumahan.

Kehadiran VR dalam ranah properti memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan lingkungan baru yang diciptakan komputer. Dalam waktu dekat, teknologi ini diprediksi akan banyak digunakan oleh para pencari properti untuk menemukan hunian impian mereka.

Managing Director portal properti global Lamudi Indonesia, Mart Polman menyebut tak lama lagi perusahaan real estate akan menggunakan teknologi inovatif ini. "Ke depannya nanti Anda akan melihat orang-orang akan bertransisi, dengan melihat properti secara online dari portal properti seperti Lamudi dan melakukan transaksi jual beli dari rumah," ujar Polman, seperti yang dilansir inet.detik.com.

"Di masa depan, ketika proyek besar sudah diminati oleh investor maka Anda bisa memberikan jaminan untuk menggunakan VR sebagai bagian dari penjualan," tambahnya lagi.

Meski dinilai sangat inovatif, namun teknologi ini menemui banyak kendala, terutama soal biaya. Sebagian perusahan menganggap untuk saat ini teknologi VR belum bisa direalisasikan di Indonesia dan kedepannya masih menggunakan cara lama, yaitu mengambil foto dengan menggunakan kamera panorama 3D.

Hadirnya teknologi VR sangat membantu para pencari properti. Bahkan, dengan teknologi kita dapat dengan mudah membeli properti dari negara lain tanpa harus terjun langsung ke sana. Namun nampaknya kita masih harus bersabar untuk dapat merasakan teknologi ini di Bumi Pertiwi. (MDA)